Sabtu, 17 Mei 2014

Obligasi

Obligasi adalah Surat berharga yang mewajibkan emiten untuk membayar sejumlah uang sebagai bunga sesuai interval waktu yang ditentukan serta membayar kembali pokok pinjaman pada saat jatuh tempo.

Karakteristik Obligasi :
  • Surat berharga hutang yang diterbitkan pemerintah/perusahaan
  • Berjangka waktu lebih dari satu tahun
  • Mempunyai beban bunga yang dibayar secara periodik
  • Adanya wali amanat yaitu pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat hutang
  • Adanya pemeringkat efek
  • Dinyatakan dalam suatu perjanjian surat berharga yang disebut perjanjian perwaliamanatan (indentur)
Jenis-jenis obligasi
Obligasi dapat dipandang dari beberapa segi untuk mengklasifikasikan jenis-jenis obligasi, yang didasarkan pada:
  1. Issuer
  2. Sistem pembayaran bunga
  3. Tingkat bunga
  4. Jaminan
  5. Tempat penerbitan
  6. Rating
  7. Callable feature
  8. Sifat Convertible
  1. Jenis obligasi berdasarkan issuernya
    1. Obligasi pemerintah
    2. Obligasi perusahaan milik Negara
      Contoh penerbit obligasinya adalah : BTN, Bapindo, PLN, Jasa Marga, Pegadaian, Pelabuhan Indonesia dll.
    3. Obligasi perusahaan swasta
      Contoh penerbit obligasinya adalah : Astra Intl., BII, CMNP, Ciputra Development, Tjiwi Kimia dll.
  2. Jenis obligasi berdasarkan sistim pembayaran bunga
    1. Coupon Bond
      Obligasi yang bunganya dibayarkan secara periodic (triwulan, semesteran, tahunan).
    2. Zero Coupon Bond
      Obligasi yang tidak mempunyai kupon. Investor tidak menerima bunga secara periodik, tetapi bunga dibayarkan sekaligus pada saat pembelian.
  3. Jenis obligasi berdasarkan tingkat bunga
    1. Obligasi dengan bunga tetap (fixed rate bond)
      Bunga pada obligasi ini ditetapkan pada awal penjualan obligasi dan tidak berubah sampai jatuh tempo.
    2. Obligasi dengan bunga mengambang (floating rate bond)
      Biasanya obligasi dengan bunga mengambang ini ditentukan relatif terhadap suatu patokan suku bunga.
    3. Obligasi dengan bunga campuran (mixed rate bond)
      Obligasi jenis ini merupakan gabungan dari obligasi dengan bunga tetap dan dengan bunga mengambang.
  4. Jenis obligasi berdasarkan jaminannya
    1. Secured Bond (obligasi dengan jaminan)
      Biasanya berupa adanya guarantor atau jaminan berupa aktiva tetap.
    2. Unsecured Bond (obligasi tanpa jaminan)/ Debentures
  5. Jenis obligasi berdasarkan tempat penerbitannya/tempat perdagangan
    1. Domestic Bond (obligasi domestik)
    2. Foreign Bond (obligasi asing)
    3. Global Bond
  6. Jenis obligasi berdasarkan rating
    1. Investment Grade Bond
    2. Non Investment Grade Bond
      Obligasi ini sering disebut Junk Bond karena memberikan tingkat bunga yang lebih tinggi.
  7. Jenis obligasi berdasarkan Callable Feature
    1. Freely Callable Bond
      Obligasi yang dapat dibeli kembali oleh penerbitnya sebelum obligasi tersebut jatuh tempo.
    2. Non Callable Bond
      Penerbit obligasi ini tidak dapat membeli kembali obligasi yang diterbitkannya sebelum obligasi tersebut jatuh tempo.
    3. Deferred Callable Bond
      Obligasi ini merupakan kombinasi antara freely callable bond dengan noncallable bond.
  8. Jenis obligasi berdasarkan sifat convertible
    1. Convertible Bond/ Exchangable Bond (obligasi konversi)
      Obligasi jenis ini dapat ditukarkan dengan saham, baik saham penerbit obligasi sendiri (convertible bond) maupun saham perseroan lain yang dimiliki penerbit obligasi (exchangable bond).
    2. Non-Convertible Bond (obligasi non konversi)
      Obligasi ini merupakan obligasi yang tidak dapat dikonversi menjadi saham

0 komentar:

Poskan Komentar