Rabu, 04 Juni 2014

Margin Trading Dan Jenis-Jenis Margin

Margin Trading Dan Jenis-Jenis Margin

MARGIN TRADING Adalah strategi membeli sekuritas dengan sebagian memakai dana pinjaman. Dengan demikian investor mngurangi peng - gunaan equity dalam suatu investasi dan karena itu dapat memperbesar hasil. Istilah margin menyangkut jumlah equity atau pinjaman dalam suatu investasi. Jika investor menggunakan 75% margin, berarti 75% dari investasi dibelanjai dengan equity sedang sisanya 25% dengan dana pinjaman. M.T biasanya memberikan peningkatan hasil, walau juga mengandung risiko tinggi. Salah satu risiko adalah apabila saham ybs. tidak berprestasi seperti yang diharapkan (harga turun) Jika ini terjadi, MT berapapun tidak bisa menyela- matkan, karena MT hanya bisa memperbesar  (margin) hasil dan bukan membuat (produce) hasil. Margin dalam perdagangan forex merupakan uang jaminan yang disetorkan investor kepada perusahaan pialang berjangka, agar investor bisa melakukan transaksi melalui perusahaan pialang berjangka tersebut. Dalam UU No. 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjang-ka Komoditi, margin didefinisikan sebagai sejumlah uang atau su-rat berharga yang harus ditempatkan nasabah kepada pialang berjangka, pialang berjangka kepada anggota kliring berjangka, atau anggota kliring berjangka kepada lembaga kliring berjangka, untuk menjamin pelaksanaan transaksi kontrak berjangka. Margin disetorkan untuk setiap amanat nasabah yang ditempatkan kepada pialang berjangka. Hal itu bertujuan sebagai jaminan pelaksanaan transaksi kontrak berjangka yang dibuat berdasarkan amanat tadi.
Jenis-Jenis Margin
  • Initial margin/original margin.
Dalam bahasa Indonesia initial margin biasa disebut margin awal, yaitu sejumlah uang yang disetor oleh investor pada saat pembukaan account. Jumlahnya sesuai kesepakatan awal yang dibuat antara investor dengan pialang berjangka, biasanya dinyatakan dalam persentase dari nilai kontrak. Dalam commodity future lazimnya initial margin ditetapkan berkisar 5 – 10% dari nilai kontrak. Besamya margin berbeda-beda sesuai dengan nilai kontrak, waktu, dan gejolak harga yang terjadi.
  • Variation margin.
Dalam bahasa Indonesia istilah yang digunakan adalah margin sela, yaitu merupakan tambahan margin yang disetor karena besaran margin selanjutnya telah berada dibawah besaran margin awal, sebagai akibat pergerakan harga yang berlawanan dengan yang diperkirakan semula.
  • Maintenance margin.
Istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia adalah margin minimum. Margin ini merupakan besaran ni-lai yang harus dijaga atau dipelihara oleh investor dalam melakukan transaksi. Umumnya margin minimum ini ditetapkan sekitar 75% – 80 % dari margin awal.
  • Margin Call.
Jenis margin ini mirip dengan margin sela, yaitu Jumlah dana yang harus disetor kembali oleh investor. Hanya saja, dalam margin call setoran dana harus dilakukan jikadana yang outstanding sudah berada di bawah maintenance margin, bukan initial margin. Jika investor mendapat margin call berarti investor harus menambah dananya sampai ke level initial margin, kalau tidak dilakukan, posisinya akan ditutup oleh perusahaan pialang.

Perhitungan Transaksi Margin Trading
Meskipun margin memudahkan investor melakukan investasi, bukan berarti kemudahan itumerupakan keuntungan bagi investor Dengan investasi itu sudah melekat risiko yang harus ditanggungnya. Bahkan dalam literatur investasi, margin trading merupakan salah satu strategi investasi yang cenderung mendekati spekulasi. . Untuk itu, agar bisa memanfaatkan margin trading secara menguntung-kan, diperlukan teknik perhitungan yang cukup rumit.
Pentingnya Margin dan Margin Call
a.    Margin memberikan investor kesempatan untuk mendapatkan leverage yang tinggi.Dengan initial margin yang hanya 1 % dari nilai kontrak yang sesungguhnya, memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan 100%.
b.    Margin memberikan kepada investor fleksibilitas untuk memasuki posisi yang di dalam pasar tunai (cash trading) terlalu mahal Untuk bertransaksi di pasar saham, misalnya, seorang investor normalnya harus menyetor 100% modalnya untuk transaksi . Kalaupun mendapatkan fasilitas margin, maksimal hanya 50% dari kebutuhan modal. Dengan initial margin yang hanya 1%, investor forex online trading memiliki kesempatan untuk masuk posisi lebih mudah dan murah.
c.    Bagi perusahaan pialang berjangka, maintenance margin dan margin call adalah faktor yang menentukan dalam memanajemen risiko. Karena investor akan diperingatkan, agar segera menyetor tambahan modal ketika posisinya berpotensi untuk merugi. Disamping itu, investor masih punya kesempatan meraih keuntungan, seandainya harga berbalik arah.

d.   Margin call merupakan suatu panggilan untuk membangunkan investor agar bersikap  realistis dalam bertransaksi, dan segera bertindak mengatur ulang posisi perdagangan mereka. Tanpa, mekanisme margin call, investor bisa lupa bahwa posisinya sedang dalam keadaan bahaya yang besar. Dengan demikian margin call berfungsi sebagai wake up call bagi investor, untuk segera bertindak mengambil keputusan yang cepat dan tegas, sehingga dapat mengurangi bahaya dari risiko yang sedang mengancam posisinya.

Artikel Terkait :

0 komentar:

Poskan Komentar